Untag Surabaya Jadi Tuan Rumah Kejurda FORBASI Jatim 2026

  • 15 Oktober 2026
  • 18

Untag Surabaya menjadi tuan rumah Kejuaraan Daerah (Kejurda) Federasi Olahraga Baris-Berbaris Seluruh Indonesia (FORBASI) Jawa Timur 2026 pada 10–11 Oktober 2026. Kompetisi ini diikuti 234 peserta dari 20 kabupaten/kota untuk memperebutkan tiket menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) di Bandung, Jawa Barat, pada Desember mendatang.


Para peserta merupakan pemenang kompetisi tingkat kabupaten maupun kota yang melanjutkan persaingan di tingkat provinsi. Mereka bersaing untuk menjadi perwakilan Jawa Timur di tingkat nasional.


Ketua Pelaksana Kejurda FORBASI Jawa Timur 2026 sekaligus Sekretaris Daerah FORBASI Jawa Timur, Eka Noerman Pramudita, menjelaskan bahwa pencarian perwakilan menuju Kejurnas menjadi tujuan utama kompetisi tahun ini.


“Tujuan utamanya adalah kita mencari perwakilan dari Jawa Timur untuk dipertandingkan nanti di Kejurnas bulan Desember di Bandung, Jawa Barat,” ujarnya (11/10)


Rangkaian pertandingan dibagi berdasarkan kelompok usia. Pada Sabtu (10/10/26), kompetisi diperuntukkan bagi kelompok U-15 atau setingkat SMP dan kategori umum yang juga dapat diikuti alumni. Sementara itu, Minggu (11/10/26) menjadi giliran kelompok U-12 atau setingkat SD dan U-19 atau setingkat SMA.


Sejumlah kategori dipertandingkan, meliputi Lomba Olahraga Baris-Berbaris (LOBB), Variasi Formasi Musik (Varformus), serta Regu Pengibaran Bendera (Rukibra). Arena pertandingan dibagi untuk mengakomodasi peserta dari berbagai kelompok usia.


Eka menyebut persaingan ketat menjadi salah satu tantangan dalam penyelenggaraan Kejurda. Pasalnya, peserta yang bertanding merupakan juara dari daerah masing-masing.


“Ini adalah pemenang dari tiap-tiap daerah. Jadi akhirnya yang tanding di sini itu adalah para jawara-jawara. Itu tantangan pertama kami,” jelasnya.


Ia bahkan menyebut persaingan dalam Kejurda tahun ini sebagai Perang Bintang karena mempertemukan para juara dari berbagai daerah. Persaingan tersebut menjadi kesempatan bagi peserta untuk membuktikan kemampuan sebelum melangkah ke tingkat nasional.


Salah satu prestasi diraih kontingen SD Negeri 3 Kucur, Kabupaten Malang, yang berhasil meraih Juara Utama 1 kategori Variasi Formasi Musik tingkat SD. Pencapaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi tim yang berasal dari kawasan pedesaan di kaki Gunung Kawi.


Pelatih SD Negeri 3 Kucur, Alex Wiko Wibisono, mengaku terharu melihat anak didiknya meraih prestasi dalam keikutsertaan pertama di kompetisi tingkat provinsi. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil pembinaan dan pengalaman mengikuti berbagai perlombaan di tingkat daerah.


Persiapan khusus menghadapi Kejurda dilakukan selama kurang lebih satu bulan. Sebelumnya, tim telah menjalani pembinaan dan mengikuti sejumlah kompetisi selama sekitar satu tahun. Perkembangan kemampuan mereka terlihat secara bertahap hingga berhasil meraih juara pertama dalam perlombaan di Malang.


Alex mengungkapkan bahwa tantangan pembinaan tidak hanya terletak pada penguasaan teknik baris-berbaris, tetapi juga menjaga kondisi fisik, mental, dan suasana hati anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Karena itu, pelatih perlu menyesuaikan pendekatan latihan agar peserta tetap disiplin dan mampu menampilkan gerakan secara maksimal.


“Kita harus buktikan bahwa anak pelosok desa itu bisa unjuk gigi di tingkat provinsi, dan habis ini kita akan unjuk gigi di tingkat nasional,” ungkap Alex.


Prestasi tersebut menjadi motivasi bagi tim SD Negeri 3 Kucur untuk mempersiapkan diri menghadapi kompetisi berikutnya. Alex berharap anak didiknya tidak hanya berorientasi pada medali atau piala, tetapi juga memahami pentingnya proses, kedisiplinan, dan keyakinan terhadap kemampuan diri sendiri.


Di antara peserta yang berlaga, tim Paskibra SMA 17 Agustus 1945 (SMATAG) Surabaya turut mencatatkan prestasi dengan meraih Juara Utama 1. Keberhasilan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah yang berada dalam lingkungan pendidikan Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 (YPTA) Surabaya.


Siswa kelas XI-2 SMATAG sekaligus peserta kategori Variasi Formasi Musik (Varformus), Devan Resandriya, mengungkapkan bahwa timnya menjalani persiapan selama satu bulan dengan frekuensi latihan empat hari dalam sepekan. Persiapan tersebut bertepatan dengan ujian sekolah sehingga anggota tim harus membagi waktu antara belajar dan latihan.


“Tantangan terbesar yang kami alami adalah selama latihan bertepatan hari ujian berlangsung, jadi kami harus benar-benar membagi waktu belajar dan latihan,” ungkap Devan.


Devan mengaku bangga dapat mengikuti kompetisi terbesar yang pernah diikutinya bersama tim. Ia berharap tim Paskibra SMATAG dapat kembali meraih Juara Utama 1 dalam Kejurnas di Jawa Barat sekaligus membawa kebanggaan bagi orang tua dan sekolah.


Selain menjadi ajang kompetisi, Kejurda FORBASI Jawa Timur 2026 turut membawa pesan pembentukan karakter generasi muda. Dengan mengusung semangat menuju Jawa Timur Hebat, penyelenggara memperkenalkan kampanye Paskibra Anti Perundungan yang menyoroti perundungan fisik, verbal, maupun sosial.


Sebagai bagian dari kampanye tersebut, kegiatan Bintang Baris digelar pada hari pertama penyelenggaraan. Kegiatan ini menjadi wadah bagi peserta untuk mendeklarasikan komitmen menolak tindakan perundungan.


Eka berharap olahraga baris-berbaris semakin dikenal luas oleh masyarakat dan tidak lagi dipandang sebatas latihan gerakan dasar. Menurutnya, kegiatan ini memiliki peran penting dalam menanamkan karakter dan membangun kepedulian antarsesama.


“Harapannya semakin bisa berkembang, semakin bisa merakyat, dan semua orang tahu kalau baris-berbaris itu kan bukan cuma soal hadap kanan dan hadap kiri atau soal PBB aja, tapi kita tahu untuk menanamkan sebuah karakter,” tuturnya.


Sebagai tuan rumah Kejurda FORBASI Jawa Timur 2026, Untag Surabaya menjadi tempat berlangsungnya kompetisi yang mempertemukan para juara baris-berbaris dari berbagai daerah. Kegiatan ini sekaligus memberikan kesempatan bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, kedisiplinan, dan kerja sama melalui olahraga baris-berbaris. (Ivan)


https://untag-sby.ac.id
https://www.untag-sby.ac.id