Komodo Masuk Daftar Destinasi Terindah Dunia 2026

  • 17 April 2026
  • 11

Taman Nasional Komodo menempati peringkat kedua sebagai tempat terindah di dunia tahun 2026 versi Time Out, media perjalanan berbasis Inggris yang menyajikan informasi seputar budaya, acara, kuliner, dan hiburan di berbagai kota dunia.


Berdasarkan laman resmi Time Out, posisi pertama ditempati oleh Picos de Europa yang dikenal dengan lanskap pegunungan dramatis dan jalur pendakian memukau. Sementara itu, peringkat ketiga diraih oleh Morgan Library and Museum, destinasi budaya dengan arsitektur megah serta koleksi literatur dan seni bersejarah.


Penilaian Time Out didasarkan pada sejumlah indikator, mulai dari keindahan lanskap, keunikan ekosistem, hingga pengalaman yang ditawarkan kepada pengunjung. Dalam hal ini, Taman Nasional Komodo dinilai unggul karena memadukan panorama laut tropis, gugusan pulau eksotis, serta keberadaan satwa endemik langka.


Kawasan ini merupakan habitat asli Komodo dragon, reptil purba yang menjadi ikon sekaligus daya tarik utama wisatawan. Keindahan alamnya juga tercermin dari Pulau Padar yang menawarkan salah satu panorama paling unik di dunia, berupa tiga teluk besar dengan pasir berwarna putih, hitam, dan merah muda dalam satu bentang alam. Dikelilingi perbukitan berbatu, lanskapnya kerap disebut menyerupai suasana dalam film petualangan purba.


Selain itu, kawasan ini juga memiliki Pantai Pink dengan pasir berwarna khas, serta hamparan gosong pasir yang dikelilingi perairan jernih. Keindahan tersebut menjadi bagian dari daya tarik kawasan yang telah diakui sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.


Tidak hanya di daratan, kekayaan bawah laut Taman Nasional Komodo juga menjadi sorotan. Aktivitas snorkeling dan menyelam menjadi pengalaman yang direkomendasikan, terutama di titik-titik populer seperti Cauldron, Castle Rock, dan Crystal Rock. Kawasan ini dikenal memiliki terumbu karang berwarna-warni yang dipenuhi ikan karang, serta menjadi habitat bagi berbagai biota laut seperti ikan trevally raksasa, tuna, barakuda, hingga pari manta dan lumba-lumba.


Bagi wisatawan yang ingin menjelajahi kawasan ini secara maksimal, perjalanan menggunakan kapal wisata menjadi pilihan utama. Pengalaman liveaboard atau menginap di atas kapal dinilai sebagai cara paling optimal untuk mengunjungi berbagai pulau dalam satu rangkaian perjalanan, sekaligus menikmati suasana laut secara lebih dekat, termasuk panorama matahari terbenam langsung dari atas perairan.


Pengakuan ini semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi wisata unggulan global. Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah juga terus mengembangkan Labuan Bajo sebagai destinasi super prioritas melalui peningkatan infrastruktur dan fasilitas pariwisata.


Namun demikian, peningkatan popularitas ini juga menuntut pengelolaan yang berkelanjutan. Upaya konservasi menjadi hal penting untuk memastikan kelestarian lingkungan dan habitat komodo tetap terjaga di tengah meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan.


Taman Nasional Komodo menjadi simbol harmonisasi antara keindahan alam dan komitmen pelestarian lingkungan di tingkat global. (Husni)


https://untag-sby.ac.id
https://www.untag-sby.ac.id

\