Kuliah Sambil Jadi Atlet, Mahasiswa Untag Surabaya Raih Berbagai Prestasi

  • 06 Oktober 2026
  • 22

Menjaga prestasi di arena pertandingan sekaligus menjalani perkuliahan bukan perkara mudah. Hal tersebut dijalani Muhammad Ali Fikri Aziz, mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum, Fakultas Hukum Untag Surabaya angkatan 2024 yang aktif menekuni pencak silat melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pagar Nusa Untag Surabaya.


Ali, sapaan akrabnya, tertarik pada pencak silat sejak duduk di kelas X SMA. Setelah berlatih selama satu tahun, ia mulai mengikuti berbagai kejuaraan, baik di Surabaya maupun luar kota. Ketertarikan tersebut terus dikembangkan saat memasuki perguruan tinggi. Ali kemudian bergabung dengan UKM Pagar Nusa Untag Surabaya untuk tetap berlatih sekaligus melanjutkan perjalanan sebagai atlet.


Sejak menjadi mahasiswa Untag Surabaya, Ali telah meraih sejumlah prestasi dalam berbagai kejuaraan. Ia meraih Juara 1 Tanding Kelas E Dewasa dalam Kejuaraan Wilayah (Kejurwil) Pagar Nusa Jawa Timur, Juara 3 Surabaya Championship 2025 tingkat nasional, serta Juara 1 Kejuaraan Cabang Pagar Nusa Surabaya 2025. Pada 2026, ia kembali meraih Juara 2 dalam Kejuaraan Pencak Silat Surabaya City of Heroes dan Juara 1 Surabaya Championship 2026.


Bagi Ali, menjadi atlet bukan sekadar mengumpulkan gelar juara, tetapi juga proses untuk mengembangkan kemampuan diri. Bersama UKM Pagar Nusa Untag Surabaya, ia merasakan perkembangan dalam aspek teknik, fisik, kedisiplinan, hingga mental bertanding. Berlatih bersama rekan-rekan dengan kemampuan dan pengalaman yang berbeda juga memberinya kesempatan untuk beradaptasi serta terus belajar.


“Selama mengikuti latihan, saya merasa kemampuan saya semakin berkembang, bukan hanya dari segi teknik dan fisik, tetapi juga dalam hal kedisiplinan, mental bertanding, dan konsistensi dalam berlatih,” ungkap Ali (4/10)


Aktivitas sebagai atlet di tengah perkuliahan dan pekerjaan menjadi tantangan tersendiri. Jadwal yang terkadang berdekatan atau berbenturan membuat Ali harus mampu mengatur waktu dan menentukan prioritas. Ia berusaha memanfaatkan waktu sebaik mungkin, menjaga kondisi fisik, menyelesaikan tanggung jawab akademik dan pekerjaan, serta tetap konsisten berlatih.


“Ada kalanya jadwal kuliah, pekerjaan, dan latihan berdekatan atau bahkan berbenturan, tetapi dari situ saya belajar bahwa untuk mempertahankan prestasi dibutuhkan komitmen dan manajemen waktu yang baik,” ujarnya.


Selain mengasah kemampuan, pengalaman mengikuti berbagai kejuaraan juga membuka kesempatan bagi Ali untuk memperluas relasi dan mengenal lebih banyak orang. Ia memperoleh sertifikat dari kompetisi yang diikuti sekaligus apresiasi dari Untag Surabaya atas pencapaiannya. Bagi Ali, berbagai pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses untuk terus berkembang, baik sebagai atlet maupun mahasiswa.


Ke depan, Ali menargetkan untuk mengikuti Pekan Olahraga Mahasiswa Provinsi (POMPROV). Ia berharap dapat terus meningkatkan kemampuan melalui UKM Pagar Nusa Untag Surabaya, mempertahankan semangat berlatih, serta meraih prestasi yang lebih baik dalam kejuaraan mendatang. (Dini)


https://untag-sby.ac.id
https://www.untag-sby.ac.id