SMPTAG Surabaya Tembus Posisi Tiga Besar Olimpiade SSO 2026

  • 24 September 2026
  • 55

Persiapan singkat tak menghalangi siswi SMP 17 Agustus 1945 (SMPTAG) Surabaya, Alvinda Pritamia Rahayu, menembus posisi tiga besar Olimpiade Surabaya Science Olympiad (SSO) bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).


Alvinda mengetahui informasi mengenai SSO setelah guru membagikan pengumuman kompetisi melalui grup kelas. Babak penyisihan berlangsung secara daring pada 6 September 2026, sedangkan babak final digelar pada 12 September 2026 di Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS).


Keikutsertaan Alvinda dalam SSO menjadi kesempatan untuk membangun kepercayaan dirinya dalam mengikuti perlombaan secara langsung. Sebelumnya, ia telah beberapa kali mengikuti olimpiade secara daring dan pernah mengikuti olimpiade luring tingkat Jawa Timur ketika masih duduk di bangku sekolah dasar.


“Saya ingin mencoba membangun kepercayaan diri untuk mengikuti lomba offline, seperti bagaimana tata cara lombanya dan contoh soal seperti apa yang diberikan,” ujar Alvinda (21/9)


Untuk menghadapi babak final, Alvinda berkonsultasi dengan guru IPS, Miftaahul Alaa Uddin, S.Pd., mengenai gambaran soal yang biasanya muncul dalam olimpiade IPS. Ia kemudian mengerjakan soal uji coba yang diberikan oleh gurunya serta kembali mempelajari kisi-kisi yang disediakan pihak penyelenggara.


Waktu belajar yang dimiliki Alvinda terbilang singkat. Ia baru mengetahui dirinya lolos seleksi pada 8 September, sedangkan babak final berlangsung pada 12 September. Artinya, Alvinda hanya memiliki sekitar empat hari untuk mempelajari materi dan berlatih mengerjakan soal.


“Tantangan yang saya rasakan yaitu persiapannya begitu cepat. Saya hanya memiliki waktu sekitar empat hari untuk belajar kisi-kisi dan latihan soal. Ketika perlombaan berlangsung saya tidak percaya diri, takut kalah dan takut mendapat nilai rendah karena persiapannya tidak banyak,” ungkapnya.


Meski sempat gugup, mengikuti SSO justru membuat Alvinda lebih berani dan percaya diri. Ia mengaku mendapatkan pengalaman baru setelah melewati perlombaan tersebut.


“Awalnya saya sempat deg-degan dan takut tidak bisa mengerjakan soal, tapi dari situ saya menjadi lebih berani dan percaya diri,” tuturnya.


Alvinda juga mengaku senang setelah mengetahui dirinya berhasil meraih peringkat ketiga. Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi hasil dari proses belajar serta dukungan yang diberikan oleh guru, orang tua, dan teman-temannya.


Ke depan, Alvinda berencana terus mengikuti berbagai kompetisi yang sesuai dengan kemampuannya, baik di bidang akademik maupun nonakademik.


“Selanjutnya saya ingin mengikuti lomba-lomba di akademik maupun nonakademik yang saya mampu mengikutinya,” pungkasnya.


Selain Alvinda, sejumlah siswa SMPTAG Surabaya lainnya juga berhasil menjadi finalis dalam Surabaya Science Olympiad (SSO) pada berbagai bidang mata pelajaran. Adapun siswa yang berhasil mencapai babak final atau memperoleh peringkat dalam kompetisi tersebut, yaitu:


- Tsaabitah Anov Kinanthi Wibowo – Kelas VIII A, peringkat 54 dari 356 peserta, finalis SSO bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). 

- Reyalia Az-Zahrah Putri D. – Kelas VII A, peringkat 112 dari 258 peserta, finalis SSO bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). 

- Defa Dwi Permana – Kelas VIII A, peringkat 4 dari 303 peserta pada babak penyisihan SSO bidang Matematika. 

- Nabila Aisyah Winata – Kelas IX B, peringkat 49 dari 370 peserta, finalis SSO bidang Bahasa Inggris. 

- Gabrielle Earlene Novena Setya Budi – Kelas VIII A, peringkat 38 dari 258 peserta, finalis SSO bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). 

- Maleica Lodewyna Karema Wenas – Kelas VIII A, peringkat 121 dari 370 peserta, finalis SSO bidang Bahasa Inggris. 

(Dini)



https://untag-sby.ac.id
https://www.untag-sby.ac.id