Siswi SMATAG Surabaya Raih Juara Bahasa Indonesia Tingkat Nasional

  • 23 September 2026
  • 17

Sang juara Olimpiade Bahasa Indonesia tingkat nasional, Kaffah Quinn Karimah, siswi SMA 17 Agustus 1945 (SMATAG) Surabaya, berhasil membawa pulang medali emas setelah mengikuti kompetisi yang menguji berbagai kemampuan dalam bidang kebahasaan.


Olimpiade tersebut diselenggarakan oleh Omni Sains Indonesia (OSI) pada 6 Agustus 2026 di Sumatra Utara. Kaffah, sapaan akrabnya, siswi kelas X-5 SMATAG, mengetahui informasi kompetisi melalui akun Instagram OSI. Ketertarikannya pada pelajaran Bahasa Indonesia sekaligus keinginannya mengukur kemampuan menjadi alasan Kaffah memutuskan untuk mengikuti olimpiade.


“Saya tertarik mengikuti karena memang saya menyukai pelajaran Bahasa Indonesia dan ingin tahu kemampuan saya dalam sebuah kompetisi,” ujarnya (17/9)


Pada kompetisi tersebut, peserta dihadapkan pada sejumlah soal pilihan ganda yang berkaitan dengan Bahasa Indonesia. Materi yang diujikan meliputi kosakata, pemahaman bacaan, ejaan, tata bahasa, serta berbagai persoalan kebahasaan lainnya.


Untuk mempersiapkan diri, Kaffah kembali mempelajari materi Bahasa Indonesia dan berlatih mengerjakan sejumlah soal. Selain persiapan akademik, ia juga meminta doa restu kepada kedua orang tuanya agar dapat mengikuti olimpiade dengan lancar.


Menurut Kaffah, salah satu tantangan selama mengerjakan soal adalah menghadapi beberapa pertanyaan yang cukup sulit dan membutuhkan ketelitian. Ia juga perlu mengatur waktu agar seluruh soal dapat dikerjakan dengan baik.


Setelah menyelesaikan seluruh soal, Kaffah menunggu pengumuman hasil olimpiade. Momen tersebut menjadi pengalaman yang paling berkesan baginya ketika mengetahui namanya berhasil memperoleh medali emas.


“Saya sangat senang karena awalnya ingin mencoba saja, tetapi ternyata bisa mendapatkan hasil yang baik dan memuaskan,” ungkap Kaffah


Pencapaian tersebut tidak terlepas dari dukungan orang tua, guru, dan teman-temannya yang terus memberikan semangat selama mengikuti kompetisi. Kaffah juga mengungkapkan rasa syukur atas hasil yang diperoleh serta menyebut doa kedua orang tuanya sebagai salah satu dukungan yang membuatnya semakin percaya diri.


Bagi Kaffah, Bahasa Indonesia memiliki daya tarik tersendiri karena pembelajarannya tidak hanya berkaitan dengan membaca dan menulis. Kemampuan memahami makna, penggunaan kata, serta cara menyampaikan sesuatu dengan tepat juga menjadi bagian penting dalam mempelajari Bahasa Indonesia.


Ke depan, Kaffah berencana kembali mengikuti berbagai olimpiade, terutama yang berkaitan dengan Bahasa Indonesia maupun bidang pelajaran lainnya. Ia berharap dapat terus belajar dan meningkatkan kemampuan sehingga mampu meraih lebih banyak prestasi.


“Saya ingin terus belajar dan meningkatkan kemampuan saya agar bisa meraih prestasi yang lebih baik dan lebih banyak lagi,” tutup siswa kelas X  tersebut. 


Medali emas yang diraih Kaffah turut menambah deretan prestasi akademik siswa SMATAG Surabaya. Pencapaian tersebut menunjukkan kesempatan siswa untuk mengembangkan minat dan kemampuan melalui berbagai ajang kompetisi. (Dini)


https://untag-sby.ac.id
https://www.untag-sby.ac.id