Manis di Lidah, Bahaya bagi Mata Waspadai Dampak Konsumsi Gula Berlebih

  • 07 Agustus 2026
  • 17

Minuman kekinian, dessert, hingga camilan manis kini menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat, terutama anak muda. Di balik rasanya yang nikmat, konsumsi gula berlebih ternyata dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, termasuk pada organ penglihatan.


Selama ini, gula lebih sering dikaitkan dengan diabetes dan peningkatan berat badan. Padahal, kadar gula darah tinggi dalam jangka panjang juga dapat memengaruhi kesehatan mata. Melansir CNN Indonesia, kondisi tersebut dapat merusak pembuluh darah kecil pada retina, yaitu lapisan belakang mata yang berfungsi menangkap cahaya dan meneruskannya ke otak.


Kerusakan pada retina dapat berkembang menjadi retinopati diabetik, salah satu komplikasi diabetes yang berpotensi menyebabkan gangguan penglihatan hingga kebutaan apabila tidak ditangani sejak dini. Kondisi ini sering berkembang tanpa gejala pada tahap awal dan baru disadari ketika penglihatan mulai kabur atau muncul bintik hitam yang menghalangi pandangan. Selain itu, kadar gula yang tidak terkontrol juga meningkatkan risiko penyakit mata lain, seperti katarak dan glaukoma.


Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menganjurkan konsumsi gula tambahan tidak lebih dari 50 gram atau sekitar empat sendok makan per hari. Namun, batas tersebut kerap terlampaui karena gula tidak hanya berasal dari makanan manis, tetapi juga tersembunyi dalam minuman kemasan, kopi dengan tambahan sirup, saus, sereal, hingga makanan olahan.


Untuk menjaga kesehatan mata, beberapa kebiasaan sederhana yang dapat diterapkan antara lain:

1. Batasi konsumsi gula dengan mengurangi makanan dan minuman tinggi gula serta memilih air putih atau minuman tanpa tambahan gula.

2. Perbanyak asupan bergizi seperti sayuran hijau, buah-buahan, ikan kaya asam lemak omega-3, serta kacang-kacangan yang mengandung vitamin dan antioksidan untuk mendukung fungsi mata.

3. Lakukan aktivitas fisik secara rutin untuk membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.

4. Periksa mata secara berkala, terutama bagi penderita diabetes atau mereka yang memiliki riwayat kadar gula darah tinggi, agar gangguan dapat terdeteksi lebih awal.


Menjaga kesehatan mata tidak cukup hanya dengan mengurangi paparan layar gawai atau mengonsumsi vitamin. Pengendalian asupan gula juga menjadi langkah penting untuk mempertahankan kualitas penglihatan. Di tengah semakin beragamnya pilihan makanan dan minuman manis, kesadaran mengatur konsumsi gula menjadi investasi sederhana bagi kesehatan tubuh. (Aura)


https://untag-sby.ac.id
https://www.untag-sby.ac.id