Siswa SMPTAG Surabaya Manfaatkan Barang Bekas Jadi Pengganti Tas

  • 20 Oktober 2026
  • 14

Ember, sangkar burung, hingga mobil mainan menjadi pengganti tas sekolah dalam kegiatan No Backpack Day SMP 17 Agustus 1945 (SMPTAG) Surabaya, Jumat (16/10/26). Melalui kegiatan ini, siswa kelas VII hingga IX ditantang berkreasi memanfaatkan barang bekas menjadi wadah untuk membawa perlengkapan sekolah.


No Backpack Day diselenggarakan setelah Sumatif Tema Semester dan diikuti seluruh siswa yang telah menuntaskan ujian.


Pembina OSIS SMPTAG Surabaya, Rahayu Wijiasih, S.Pd., menjelaskan bahwa No Backpack Day tidak memiliki tema khusus. Siswa diberi kebebasan menentukan benda yang akan digunakan sebagai pengganti tas, dengan mengutamakan pemanfaatan limbah plastik maupun bahan bekas lainnya.


“Tidak ada tema khusus. Kami membebaskan anak-anak untuk berkreasi. Yang penting, mereka bisa memanfaatkan limbah yang ada,” jelasnya (16/10)


Kebebasan tersebut menghasilkan beragam ide unik. Selain ember, sangkar burung, dan mobil mainan, siswa juga membawa sarung bantal, koper, hingga galon air bekas yang telah dimodifikasi. Beberapa siswa memanfaatkan barang-barang yang sudah tidak terpakai untuk membawa perlengkapan sekolah.


Rahayu menilai beragam benda yang dibawa siswa menunjukkan kreativitas mereka dalam memanfaatkan barang di sekitar. Bahkan, beberapa siswa bercerita bahwa mereka membuat tas secara dadakan dari galon air bekas.


Salah satu siswa yang mencuri perhatian adalah Cinta Zahrani, siswi kelas VII, yang membawa mobil mainan masa kecilnya sebagai pengganti tas. Ia memodifikasi mobil tersebut dengan menambahkan tali dan mengatur tata letaknya agar dapat diseret sambil membawa perlengkapan sekolah.


Ide itu muncul secara spontan ketika Cinta hendak tidur. Ia memilih mobil mainan tersebut karena memiliki kenangan tersendiri sejak kecil.


“Waktu mau tidur, saya kepikiran buat bawa mobil mainan masa kecil karena berkesan banget. Saya tambahkan tali dan atur tata letaknya agar bisa dipakai ganti tas,” ungkap Cinta.


Cinta mengaku teman-temannya memberikan reaksi beragam saat melihat mobil mainan tersebut dibawa ke sekolah. Mereka tertawa sekaligus takjub melihat idenya yang berbeda dari tas sekolah pada umumnya.


No Backpack Day menjadi kesempatan bagi siswa SMPTAG Surabaya untuk mengasah kreativitas dengan memanfaatkan barang bekas menjadi benda yang bermanfaat. Kegiatan ini juga mengajak siswa melihat bahwa barang yang sudah tidak terpakai masih dapat diolah menjadi benda yang memiliki nilai guna. (Dini)


https://untag-sby.ac.id
https://www.untag-sby.ac.id