Peningkatan kinerja pegawai puskesmas menjadi fokus disertasi Dr. Winarti Setyorini, S.E., M.M. Penelitian tersebut mengkaji pengaruh kompetensi, green leadership, dan iklim organisasi terhadap kinerja pegawai pada 18 puskesmas di Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.
Disertasi tersebut dipaparkan dalam Ujian Doktor Ilmu Ekonomi (DIE) yang berlangsung di Meeting Room Grha Wiyata Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, Jumat (9/10/2026).
Dalam penelitiannya, Winarti menyoroti 18 puskesmas di Kabupaten Kotawaringin Barat yang mengalami tren penurunan kinerja pegawai selama periode 2021–2024. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kompetensi, green leadership, dan iklim organisasi terhadap kinerja pegawai melalui organizational commitment dan job satisfaction, dengan profesionalisme sebagai variabel moderasi.
Penelitian tersebut menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 265 responden yang merupakan pegawai tetap puskesmas. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares (PLS).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi berpengaruh signifikan terhadap komitmen organisasi, kepuasan kerja, dan kinerja pegawai. Temuan ini menunjukkan pentingnya penguatan kompetensi pegawai sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di puskesmas.
Sementara itu, green leadership berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Namun, variabel tersebut tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap komitmen organisasi maupun kepuasan kerja.
Penelitian ini juga menemukan bahwa iklim organisasi berpengaruh signifikan terhadap komitmen organisasi dan kepuasan kerja. Meski demikian, pengaruh langsung iklim organisasi terhadap kinerja pegawai tidak signifikan.
Selain itu, kepuasan kerja terbukti mampu memediasi hubungan antara iklim organisasi dan kinerja pegawai. Profesionalisme juga memoderasi hubungan komitmen organisasi dan kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai.
Temuan tersebut menjadi dasar rekomendasi bagi manajemen puskesmas untuk memperkuat pengelolaan sumber daya manusia. Upaya yang dapat dilakukan antara lain melalui pendidikan dan pelatihan berkelanjutan, penciptaan iklim kerja yang kondusif, peningkatan komunikasi dan kerja sama tim, serta penerapan kepemimpinan yang lebih partisipatif.
Winarti menjelaskan bahwa penelitian tersebut juga berkaitan dengan perannya sebagai dosen di salah satu perguruan tinggi swasta. Ia berharap hasil penelitiannya dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan sumber daya manusia di puskesmas.
“Bagi saya, penelitian ini juga merupakan bentuk pengabdian, khususnya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia di 18 puskesmas yang berada di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat,” ungkap Winarti (9/10).
Ia juga menyampaikan alasannya memilih Untag Surabaya sebagai tempat melanjutkan pendidikan doktoral. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia dan capaian akreditasi unggul menjadi pertimbangan dalam memilih perguruan tinggi tersebut.
Melalui penelitian ini, Winarti diharapkan dapat memberikan kontribusi akademik dan praktis bagi pengembangan manajemen sumber daya manusia. Hasil penelitian tersebut juga diharapkan dapat mendukung peningkatan kinerja pegawai dan kualitas pelayanan kesehatan di puskesmas. (Dini)