125 Peserta Didik Baru Ikuti MPLS SMPTAG Surabaya

  • 21 Juli 2026
  • 26

Sebanyak 125 peserta didik baru yang terbagi dalam empat rombongan belajar mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMP 17 Agustus 1945 (SMPTAG) Surabaya. Tak sekadar mengenalkan gedung dan fasilitas sekolah, kegiatan ini menjadi langkah awal bagi peserta didik baru untuk beradaptasi dengan lingkungan belajar, membangun interaksi, sekaligus mengenali potensi diri.


Rangkaian MPLS SMPTAG 2026 berlangsung selama empat hari, mulai 14 hingga 17 Juli 2026. Kegiatan diawali dengan pra-MPLS pada Selasa (14/7) yang meliputi presensi, pembagian perlengkapan, pembagian kelompok, serta persiapan peserta didik sebelum mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.


Kegiatan dilanjutkan dengan upacara pembukaan pada Rabu (15/7). Selama pelaksanaan MPLS, peserta didik baru mengikuti berbagai kegiatan yang dirancang untuk membantu mereka mengenal lingkungan sekolah sekaligus beradaptasi dengan kehidupan belajar di jenjang SMP.


Guru SMPTAG Surabaya, Nurul Huda, S.Ag., M.Pd., menjelaskan bahwa MPLS memiliki tujuan utama untuk membantu peserta didik baru mengenali potensi diri sekaligus beradaptasi dengan lingkungan belajar yang baru.


“Tujuan utama MPLS adalah membantu peserta didik baru mengenali potensi dirinya. Para siswa berasal dari sekolah dasar yang berbeda dengan karakter yang beragam, sehingga melalui kegiatan ini mereka dapat mulai beradaptasi dan mengekspresikan diri,” jelasnya (17/7)


Menurutnya, proses adaptasi menjadi penting karena sistem pembelajaran di jenjang SMP memiliki perbedaan dengan sekolah dasar. Jika di SD satu kelas umumnya didampingi oleh satu guru, maka di SMP setiap mata pelajaran diajarkan oleh guru yang berbeda.


Karena itu, MPLS juga menjadi sarana untuk mengenalkan peserta didik baru pada sistem pembelajaran yang akan mereka jalani. Kegiatan ini sekaligus diarahkan untuk menumbuhkan motivasi belajar, mengembangkan kemampuan berinteraksi, serta membentuk karakter positif.


Nilai-nilai seperti toleransi, sikap saling menghargai, dan pencegahan perundungan turut ditekankan selama kegiatan. Peserta didik didorong untuk membangun hubungan yang positif dengan teman maupun lingkungan sekolah.


Rangkaian MPLS SMPTAG 2026 diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari pengenalan lingkungan sekolah, kegiatan bersama OSIS, Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, ibadah, senam kebugaran jasmani, hingga sosialisasi sopan santun bermedia sosial.


Tak hanya mengenal lingkungan internal sekolah, peserta didik baru juga diajak berkeliling untuk mengenal berbagai fasilitas pendidikan di kawasan sekolah dan lingkungan Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu siswa memahami lingkungan pendidikan yang akan menjadi bagian dari keseharian mereka.


Melalui pelaksanaan MPLS tahun ini, pihak sekolah berharap peserta didik baru dapat merasa nyaman dan menjadikan SMPTAG sebagai rumah kedua. Lingkungan sekolah diharapkan menjadi tempat yang aman, nyaman, dan menyenangkan untuk belajar sekaligus mengembangkan potensi diri.


“Harapan kami, para peserta didik baru merasa nyaman berada di sekolah. Kami ingin sekolah ini menjadi rumah kedua bagi mereka, yaitu tempat yang aman, nyaman, dan menyenangkan untuk belajar,” ungkap Huda.


Rangkaian MPLS SMPTAG 2026 ditutup pada Jumat (17/7) melalui kegiatan demo ekstrakurikuler dan upacara penutupan. Berakhirnya kegiatan tersebut menjadi awal bagi peserta didik baru untuk memulai perjalanan pendidikan selama tiga tahun di SMPTAG Surabaya dengan bekal pengalaman, pengetahuan, dan nilai-nilai karakter yang telah diperkenalkan sejak awal memasuki lingkungan sekolah. (Dini)


https://untag-sby.ac.id
https://www.untag-sby.ac.id