Untag Surabaya Tambah Dua Guru Besar, Siapkan Ekspansi ke Level Internasional

  • 10 April 2026
  • 123

Dua akademisi Untag Surabaya, Prof. Drs. M. Sihab Ridwan, M.S., Ph.D. dan Prof. Erni Puspanantasari Putri, S.T., M.Eng., Ph.D., resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar pada Rapat Terbuka Senat (8/4/26) di Auditorium R. Soeparman Hadipranoto, Graha Wiyata Lantai 9 Untag Surabaya.


Keduanya berasal dari bidang keilmuan yang berbeda. Prof. Sihab dikukuhkan sebagai Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis dalam bidang Manajemen Strategis, sementara Prof. Erni sebagai Guru Besar Fakultas Teknik dalam bidang Sistem Optimasi dan Perancangan Industri.


Prosesi ini dihadiri jajaran pimpinan Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 (YPTA) Surabaya, meliputi Pembina, Pengawas, dan Pengurus, serta jajaran senat Untag Surabaya.


Rapat Terbuka Senat dipimpin Rektor Untag Surabaya, Dr. Harjo Saputro, S.T., M.T. Ia menegaskan, penambahan guru besar tidak hanya memperkuat sumber daya akademik, tetapi juga membuka peluang pengembangan program pendidikan lanjutan serta kerja sama internasional. 


“Kami berencana membuka program studi S2 Magister Teknik yang masih satu rumpun dengan keilmuan Prof. Erni. Selain itu, untuk bidang manajemen strategis juga akan kami jajaki program double degree dengan perguruan tinggi luar negeri,” ujarnya (8/4)


Dengan pengukuhan ini, jumlah guru besar di Untag Surabaya kini mencapai 30 orang. Rektor juga menyampaikan bahwa terdapat 18 dosen yang telah memenuhi syarat (eligible) dan akan terus didampingi agar segera meraih jabatan guru besar.


“Per hari ini ada 18 yang eligible, dan akan terus kami dampingi serta dorong agar bisa segera menjadi guru besar,” imbuhnya


Turut hadir Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi, S.IP., kolega Prof. Sihab yang memberikan dukungan terhadap kemajuan pendidikan tinggi. Dari pihak Prof. Erni, hadir Ketua Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) UNMER Malang, Dr. Praptining Sukowati, S.H., M.Si.


Pada kesempatan tersebut, Prof. Sihab dalam orasi ilmiahnya menekankan pentingnya strategi manajemen untuk meningkatkan daya saing bangsa di tengah persaingan global yang semakin kompetitif. Ia menilai perencanaan strategis adaptif menjadi kunci menghadapi dinamika ekonomi dan industri saat ini.


Sementara itu, Prof. Erni menyoroti pentingnya penguatan industri berkelanjutan melalui pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pembentukan klaster industri nasional guna meningkatkan ketahanan ekonomi.


Suasana kebanggaan turut terasa dari kehadiran keluarga kedua guru besar yang memberikan dukungan langsung atas capaian akademik tersebut. Pengukuhan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kualitas akademik dan pengembangan strategis institusi, sekaligus menegaskan peran Untag Surabaya dalam mendorong inovasi serta meningkatkan daya saing bangsa melalui pengembangan ilmu yang relevan dengan kebutuhan global. (Dini)


https://untag-sby.ac.id
https://www.untag-sby.ac.id

\