Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya untuk pertama kalinya menggelar Untag Surabaya World Football Night sebagai ajang nonton bareng (nobar) final FIFA World Cup 2026. Mengusung tagline “Satu Lapangan, Satu Semangat, Satu Kebersamaan”, acara yang berlangsung pada Sabtu (19/7) tersebut diikuti 411 peserta yang terdiri atas masyarakat umum, mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan.
Penyelenggaraan perdana tersebut turut dihadiri Pengawas Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 (YPTA) Surabaya, Pengurus YPTA Surabaya beserta jajaran, Rektor Untag Surabaya beserta jajarannya, serta tamu undangan eksternal dari Komisi Pengembangan Dana Umat dan Filantropi Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Dewan Masjid Indonesia (DMI). Kegiatan ini didukung oleh Untag Futsal dan Sunbrew Coffee serta bekerja sama dengan TVRI dan MUI TV.
Dalam sambutannya, Rektor Untag Surabaya Harjo Seputro, S.T., M.T., menyampaikan bahwa latar belakang penyelenggaraan Untag Surabaya World Football Night bukan hanya sebagai ajang menyaksikan final FIFA World Cup 2026, tetapi juga untuk menerapkan nilai-nilai positif dalam sepak bola, seperti strategi, kedisiplinan, kerja sama, dan semangat pantang menyerah dalam kehidupan kampus.
“Dengan sepak bola kita diajarkan bagaimana menyusun strategi untuk meraih kemenangan, strategi yang tepat, disiplin, dan tidak pantang menyerah. Itu yang juga kita terapkan di kampus tercinta kita, Untag Surabaya. Mari kita saksikan acara pada malam ini dengan tertib dan tetap menjaga lingkungan,” ujarnya (19/7/26)
Semangat kebersamaan yang diusung dalam World Football Night turut diwujudkan melalui prosesi penandatanganan banner jersey finalis FIFA World Cup 2026, yakni Spanyol dan Argentina. Penandatanganan dilakukan secara bergantian oleh Rektor dan Wakil Rektor Untag Surabaya bersama Pengawas YPTA Surabaya serta Ketua YPTA Surabaya sebagai simbol kebersamaan sekaligus dukungan terhadap penyelenggaraan perdana Untag Surabaya World Football Night.
Menjelang laga final, peserta disuguhkan hiburan penampilan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Musik Untag Surabaya sebelum menyaksikan pertandingan hingga dini hari. Kemeriahan semakin lengkap dengan pembagian berbagai doorprize melalui sistem undian spin, dengan hadiah utama berupa satu unit sepeda listrik.
Salah satu peserta, Fahrezi Chandra Kusuma, mahasiswa Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi (Sistekin) Untag Surabaya, mengaku sengaja datang nobar bersama teman-teman sekelasnya karena ingin menikmati pertandingan dalam suasana yang lebih meriah.
“Mau belain nobar karena ngerasa ada temennya pas nonton jadi enggak ngerasa sendirian, dan datangnya bareng teman-teman sekelas. Senang bisa hadir disini, karena selain seru nonton bareng, jadi bisa nambah relasi dan silaturahmi sama teman-teman,” ungkapnya.
Antusiasme World Football Night juga dirasakan masyarakat umum. Salah satunya Allya Ayu Derajati yang tengah berada di Surabaya bersama pasangannya. Mengetahui informasi mengenai nobar di Untag Surabaya, ia pun menyempatkan diri untuk ikut bergabung.
“Kebetulan sedang di Surabaya, ikut pasangan saya yang sedang proyekan di Lamongan, dan ada info kalau di Untag Surabaya ada nobar. Saya tertarik karena kapan lagi nobar ada doorprize-nya,” tuturnya.
Laga final FIFA World Cup 2026 dimulai pada pukul 02.00 WIB dan berakhir dengan kemenangan Spanyol atas Argentina dengan skor 1-0, sekaligus menutup rangkaian Untag Surabaya World Football Night yang untuk pertama kalinya sukses digelar. Penyelenggaraan perdana ini menjadi langkah awal bagi Untag Surabaya untuk menghadirkan World Football Night sebagai agenda yang mempererat silaturahmi, memperkuat kolaborasi, dan menumbuhkan semangat sportivitas di lingkungan kampus.
Reporter