Seminar Merah Putih yang diselenggarakan Fakultas Psikologi Untag Surabaya menjadi ruang refleksi bagi mahasiswa dalam memahami kembali makna patriotisme di tengah arus globalisasi. Salah satu narasumber dalam kegiatan yang digelar pada Senin (4/5/26) tersebut, Meizola Leviana, mahasiswi Psikologi Untag Surabaya sekaligus peraih Juara 2 Pemilihan Mahasiswa Berprestasi 2026, menyoroti tantangan Generasi Z dalam menjaga identitas kebangsaan di era digital.
Menurut Meizola, tantangan terbesar Generasi Z saat ini terletak pada pengaruh budaya luar yang semakin kuat, serta besarnya peran media sosial dalam membentuk pola pikir dan perilaku generasi muda.
“Budaya luar seringkali terlihat lebih menarik, ditambah dengan pengaruh media sosial yang sangat besar dalam penyebaran informasi,” jelasnya (4/5/26).
Selain itu, Meizola juga menyoroti konsep patriotisme ekologi sebagai bentuk nyata kecintaan terhadap tanah air. Ia menekankan bahwa menjaga lingkungan merupakan salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan oleh generasi muda.
“Menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan adalah bentuk konkret dari rasa cinta terhadap bangsa dan negara,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa anak muda diharapkan mampu menjadi agen perubahan melalui kebiasaan sederhana, seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan menjaga kebersihan lingkungan.
Tidak hanya membahas isu lingkungan, Seminar Merah Putih juga menyinggung pentingnya penggunaan bahasa Indonesia yang baik di era digital sebagai bagian dari identitas generasi muda di tengah perkembangan global.
Bagi Meizola, diskusi dalam seminar ini menjadi pengalaman berkesan karena membuka ruang interaksi antara peserta dan narasumber.
“Yang paling berkesan adalah saat bisa berdiskusi langsung dengan narasumber dan peserta lain, sehingga kita bisa melihat berbagai sudut pandang,” ujarnya
Seminar ini diharapkan dapat mendorong mahasiswa untuk tidak hanya memahami patriotisme secara teoritis, tetapi juga menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari sebagai bentuk kontribusi nyata bagi bangsa dan negara. (Aura)