Jangan Asal Connect, WiFi Publik Bisa Curi Data

  • 24 Juni 2026
  • 13

Kemudahan akses WiFi gratis di tempat umum kerap membuat pengguna lupa menjaga keamanan data pribadi. Padahal, jaringan publik di kafe, hotel, bandara, maupun ruang terbuka bisa menjadi celah bagi peretas untuk mencuri informasi penting dari perangkat pengguna.




Salah satu modus yang perlu diwaspadai adalah serangan Evil Twin, yakni jaringan WiFi palsu yang dibuat menyerupai nama jaringan asli. Dengan tampilan yang terlihat meyakinkan, pengguna dapat terkecoh dan tanpa sadar menghubungkan perangkatnya ke jaringan yang dikendalikan peretas.




Risiko dari jaringan palsu tersebut bukan hanya sebatas pencurian kata sandi WiFi. Peretas dapat mengincar data yang lebih bernilai, seperti kredensial email, akun media sosial, riwayat transaksi, hingga informasi mobile banking. Kondisi ini semakin berbahaya apabila pengguna mengakses layanan penting tanpa perlindungan tambahan saat tersambung ke WiFi publik.




Tampilan jaringan yang terlihat resmi juga sering menurunkan kewaspadaan pengguna. Nama WiFi yang mirip dengan jaringan asli, halaman login yang rapi, serta lokasi yang tampak terpercaya dapat menciptakan ilusi keamanan. Karena itu, pengguna disarankan selalu memastikan nama jaringan kepada petugas resmi, mematikan fitur auto-connect, serta menghindari transaksi keuangan saat memakai WiFi publik.




Pakar keamanan siber Indonesia, Pratama Persadha, mengingatkan bahwa faktor manusia masih menjadi titik paling rentan dalam keamanan digital. “Secanggih apa pun sistem keamanan siber dan teknologi yang dibangun, manusia akan selalu menjadi mata rantai yang paling lemah,” ujarnya. Untuk mengurangi risiko, pengguna dapat memakai VPN, mengaktifkan autentikasi dua faktor, serta lebih berhati-hati sebelum terhubung ke jaringan gratis di tempat umum. (Ivan)


https://untag-sby.ac.id
https://www.untag-sby.ac.id