Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya menjadi tuan rumah silaturahmi Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) Jawa Timur dalam acara Halalbihalal bertajuk “Sucikan Hati, Eratkan Silaturahmi” pada Sabtu (11/4/26). Kegiatan ini menjadi ruang kebersamaan bagi civitas akademika Untag Surabaya yang tergabung dalam KAGAMA.
Acara dihadiri pengurus pusat KAGAMA serta perwakilan daerah, di antaranya Jember, Sidoarjo, Kediri, Malang, Jombang, dan Mojokerto. Dari pihak tuan rumah, turut hadir Ketua Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 (YPTA) Surabaya, Rektor Untag Surabaya, serta pengurus Ikatan Keluarga Besar Alumni (IKBA) Untag Surabaya.
“UGM dikenal sebagai kampus perjuangan, sementara Untag Surabaya memiliki julukan kampus merah putih. Selain itu, UGM merupakan perguruan tinggi pertama yang didirikan oleh pemerintah Indonesia, sedangkan Untag Surabaya merupakan perguruan tinggi swasta pertama di Jawa Timur,” sambut Ketua YPTA Surabaya (11/4)
Ia menjelaskan bahwa kesamaan tersebut menjadi landasan untuk membangun kedekatan antaralumni dan institusi. Ia juga membagikan pengalamannya sebagai anggota KAGAMA yang kemudian bergabung dalam kepengurusan yayasan setelah purna tugas sebagai Wakil Rektor.
“Dulu saya pensiun dari jabatan di Untag Surabaya sebagai Wakil Rektor 3. Seminggu kemudian saya dipanggil oleh Pembina Yayasan dan diminta untuk bergabung dalam kepengurusan. Saat ada yang bertanya mengapa saya yang dipanggil, saya menjawab karena saya adalah anggota KAGAMA.”
Ketua KAGAMA Jawa Timur, Ir. Kurniawan Wibowo, S.P., M.B.A., menyebut kesamaan antara KAGAMA dan IKBA serta antara UGM dan Untag Surabaya sebagai potensi untuk sinergi yang lebih luas.
“Kemiripan ini menjadi potensi besar untuk bersinergi, tidak hanya dalam kegiatan silaturahmi seperti ini, tetapi juga dalam bidang pendidikan, kegiatan sosial, dan lainnya,” ujarnya.
Acara turut menghadirkan tausiyah oleh Ustadz Aldy Pradana, S.Si., M.Phil., serta penampilan Vox Dei Music. Panitia juga menyediakan doorprize bagi peserta. Suasana keakraban terlihat dalam sesi salam-salaman yang berlangsung hangat, dilanjutkan makan bersama dan sesi bebas. Para alumni turut menyanyikan lagu pilihan yang menambah kebersamaan.
Momentum ini mempererat hubungan antaralumni sekaligus membuka peluang kolaborasi di berbagai bidang. Untag Surabaya hadir sebagai ruang temu civitas akademika dalam KAGAMA untuk merajut kebersamaan. (Dini)