Kemampuan menulis esai menuntut penguasaan keterampilan teknis, pola pikir kritis, serta kepekaan dalam melihat persoalan. Kemampuan tersebut perlu dikembangkan melalui diskusi interaktif dan pertukaran pengalaman agar mahasiswa mampu menyusun argumen secara logis dan sistematis.
Menjawab kebutuhan tersebut, Himpunan Mahasiswa Manajemen (Himajemen) Untag Surabaya menggelar Essay Talkshow 2026 pada Jumat, 10 April 2026, di ruang Mini Perpustakaan, Gedung Graha Wiyata Untag Surabaya. Kegiatan ini menjadi wadah edukatif sekaligus inspiratif bagi mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan menulis esai dan berpikir kritis.
Kegiatan ini menghadirkan dua tim finalis lomba esai tahun sebelumnya dalam format talkshow interaktif yang dipandu oleh MC. Pendekatan tersebut dinilai komunikatif dan mendorong partisipasi aktif peserta. Sekitar 20 mahasiswa Program Studi Manajemen mengikuti kegiatan ini dengan antusias.
Suasana diskusi berlangsung dinamis ketika kedua tim finalis secara bergantian membagikan pengalaman mereka, mulai dari proses menemukan ide, tantangan dalam menyusun argumen, hingga menyusun kerangka tulisan yang sistematis hingga berhasil mencapai tahap final.
Sesi berbagi tips menjadi bagian yang paling menarik perhatian peserta. Para finalis memaparkan teknik sederhana dalam melakukan riset, cara mengatasi kebuntuan ide, serta strategi merumuskan solusi yang logis dan aplikatif dalam penulisan esai. Sejumlah peserta tampak aktif mencatat poin penting, sementara lainnya terlibat langsung dalam diskusi melalui pertanyaan dan tanggapan.
Ketua pelaksana kegiatan, Rahadian Ramadhan, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai sarana pengenalan sekaligus motivasi bagi mahasiswa yang tertarik di bidang kepenulisan esai.
“Kegiatan ini menghadirkan dua tim finalis tahun lalu yang memberikan pemaparan terkait essay class. Tujuannya untuk memberikan motivasi kepada mahasiswa yang memiliki minat dalam lomba esai,” ujarnya (10/4)
Senada dengan hal tersebut, mahasiswa Manajemen semester 2, Siami Nur Aisyah, menegaskan bahwa keberhasilan tim sebelumnya tidak terlepas dari peran dosen pembimbing.
“Mentor kami dari Kaprodi, Pak Gustav, membimbing peserta hingga berhasil meraih beberapa penghargaan dalam lomba esai,” ungkapnya.
Kegiatan ini tidak hanya menyasar mahasiswa tingkat awal, tetapi juga melibatkan mahasiswa semester 5 dan 6 yang tengah dipersiapkan untuk mengikuti kompetisi esai dalam waktu dekat. Tim yang dibina direncanakan akan mengikuti lomba esai pada bulan April ini.
Siami menambahkan, kegiatan ini berawal dari aspirasi mahasiswa yang menginginkan adanya program kerja berbasis pengembangan kemampuan akademik.
“Awalnya ada request dari mahasiswa melalui Ketua Himpunan untuk mengadakan program kerja berupa essay. Dari situ kami mengembangkan menjadi wadah edukasi, baik untuk persiapan lomba maupun kebutuhan seperti beasiswa. Harapannya kegiatan ini bisa memberikan dampak positif bagi mahasiswa Manajemen Untag Surabaya, terutama dalam meningkatkan minat dan kemampuan di bidang esai,” tutup Siami.
Melalui Essay Talkshow 2026, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman dasar penulisan esai, tetapi juga dilatih untuk mengembangkan pola pikir kritis, sistematis, dan solutif terhadap berbagai isu. Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi langkah awal dalam mencetak mahasiswa yang kompetitif di bidang akademik. (Dini)