Artemis II Siap Terbang, Manusia Kembali ke Orbit Bulan

  • 09 April 2026
  • 42

Program eksplorasi luar angkasa memasuki babak baru melalui misi Artemis II, penerbangan berawak NASA yang akan mengorbit Bulan untuk pertama kalinya sejak era Apollo lebih dari 50 tahun lalu.


Misi ini menjadi langkah lanjutan setelah Artemis I yang dilakukan tanpa awak. Dalam Artemis II, wahana Orion akan diluncurkan menggunakan roket Space Launch System (SLS) yang dirancang untuk membawa manusia menjelajah lebih jauh dari orbit Bumi.


Mengutip CNN News, empat astronaut yang terpilih dalam misi ini adalah Reid Wiseman, Victor Glover, dan Christina Koch dari Amerika Serikat, serta Jeremy Hansen dari Kanada. Keterlibatan Hansen menandai peran penting Canadian Space Agency dalam eksplorasi Bulan modern.


NASA menyatakan bahwa misi ini akan berlangsung sekitar 10 hari dengan profil penerbangan mengelilingi Bulan tanpa pendaratan, menyerupai misi Apollo 8 pada 1968.


“Artemis II akan menjadi langkah penting untuk menguji sistem sebelum manusia kembali mendarat di Bulan,” demikian pernyataan resmi NASA.


Selain itu, misi ini mencatat nilai historis baru. Untuk pertama kalinya, perjalanan menuju Bulan melibatkan awak dengan latar belakang yang lebih beragam, termasuk perempuan pertama dan astronaut kulit berwarna pertama dalam misi lunar.


Secara teknis, Artemis II tidak hanya bersifat simbolis, tetapi juga menjadi tahap krusial dalam pengujian sistem. NASA akan mengevaluasi navigasi lintasan translunar, stabilitas komunikasi jarak jauh, serta keandalan sistem pendukung kehidupan di luar angkasa.


Kesiapan fisik dan psikologis awak juga menjadi perhatian utama dalam misi ini, mengingat kondisi ekstrem di luar orbit Bumi.


Hasil Artemis II akan menjadi landasan bagi Artemis III, yang ditargetkan membawa manusia kembali mendarat di permukaan Bulan. Dalam konteks yang lebih luas, misi ini juga mencerminkan pergeseran eksplorasi antariksa dari kompetisi menuju kolaborasi global.


Keberhasilan Artemis II diharapkan membuka jalan bagi eksplorasi lebih jauh, termasuk misi menuju Mars di masa depan. (Dini)


https://untag-sby.ac.id
https://www.untag-sby.ac.id

\