“Menyapa dengan Ramah, Bersatu dalam Keberagaman” menjadi semangat yang mewarnai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMA 17 Agustus 1945 (SMATAG) Surabaya. Sebanyak 216 peserta didik baru mengikuti kegiatan yang menjadi langkah awal untuk mengenal lingkungan sekolah, membangun kebersamaan, serta belajar menghargai perbedaan.
Rangkaian MPLS berlangsung pada 14–16 Juli 2026 dan diawali dengan upacara pembukaan yang dihadiri jajaran guru SMATAG Surabaya, Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), serta seluruh peserta didik baru. Tema yang ditetapkan oleh Dinas Pendidikan tersebut menekankan pentingnya sikap saling menghargai di tengah keberagaman latar belakang, daerah asal, dan karakter peserta didik.
Kepala SMATAG Surabaya, Drs. M. Ecep Sudrajat, M.M., mengatakan MPLS menjadi momentum bagi peserta didik baru untuk mengenal lingkungan sekolah yang akan menjadi tempat mereka belajar selama tiga tahun ke depan.
“Melalui MPLS ini kami ingin memperkenalkan berbagai hal kepada peserta didik baru, mulai dari lingkungan sekolah, ruang-ruang kelas, fasilitas dan inventaris sekolah, hingga berbagai kegiatan yang ada di SMATAG Surabaya,” ujarnya (14/7).
Selama kegiatan berlangsung, peserta didik baru mengikuti berbagai pembekalan, mulai dari pengenalan budaya sekolah, motivasi belajar, wawasan kebangsaan, hingga tata tertib sekolah. Mereka juga mengikuti kegiatan yang mendukung kedisiplinan dan kebersamaan, seperti Peraturan Baris-Berbaris (PBB), senam, permainan, dan SMATAG Tour.
Menurut Ecep, peserta didik baru menunjukkan antusiasme selama mengikuti rangkaian MPLS. Hal tersebut terlihat dari kehadiran seluruh peserta yang datang tepat waktu sejak pagi.
“Dari pengamatan kami, para siswa terlihat sangat antusias. Meskipun kegiatan dimulai sejak pagi, seluruh peserta hadir tepat waktu dan tidak ada yang terlambat. Antusiasme mereka menjadi awal yang baik untuk mengikuti seluruh rangkaian MPLS,” tuturnya.
Di balik berbagai kegiatan tersebut, SMATAG Surabaya juga menanamkan nilai-nilai yang menjadi bagian dari budaya sekolah. Melalui tagline SMATAG Anti Bullying, SMATAG Anti Kekerasan, SMATAG Anti Narkoba, serta SMATAG Jaya, Favorit, dan Terdepan, sekolah menegaskan komitmennya untuk membangun lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan karakter peserta didik.
Rangkaian MPLS ditutup dengan demo ekstrakurikuler. Berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang tersedia diperkenalkan kepada peserta didik baru sebagai wadah untuk mengembangkan minat dan bakat selama menempuh pendidikan di SMATAG Surabaya.
Ecep berharap pelaksanaan MPLS dapat membantu peserta didik baru mengenal lingkungan sekolah sekaligus memahami budaya yang diterapkan di SMATAG, khususnya budaya tertib, disiplin, dan saling menghargai.
“Kami berharap sekolah dapat menjadi rumah kedua bagi mereka. Ketika siswa merasa nyaman berada di lingkungan sekolah, mereka akan lebih mudah berkembang, memiliki semangat belajar yang tinggi, serta mampu menghadapi berbagai tantangan dengan lebih baik,” tutupnya (Dini)